Sunday, August 14, 2016

I broke my promise

Hula, guys..........

Saya baru sadar, sudah empat bulan berlalu sejak saya berjanji akan ngeblog. Saya menyesal telah mengingkari janji saya sendiri HUHUHU. Alay. Tapi baiklah, saya berusaha memperbaiki keadaan. Dengan menulis list apa yang saya lakukan selama beberapa bulan terakhir.

  1. Awal Januari - Awal Maret, saya merawat Nenek saya yang sedang sakit. Nenek saya lahir dan tinggal di Cilegon. Namun karena sakit, harus mengikuti perawatan di Jakarta, Bogor dan beberapa tempat lain. Saya pun yang setengah pengangguran menjadi suster dadakan. Awalnya merasa lelah bolak balik berbagai rumah sakit dan geli karena harus mengurus  nenek-nenek pipis, mandi, makan, minum obat. Lama kelamaan saya merasa terpanggil, saya merasa ini adalah jalan untuk berbakti, meski ia bukan Ibu kandung saya. Saya belajar dan meniru bagaimana Mama merawat Ibu, saya berusaha meyakinkan Mama bahwa saat ia tua nanti, saya pun mampu merawatnya. Dari kejadian ini saya belajar memahami bagaimana seorang manusia, menua, namun menjadi kekanakan.  Hingga hari ini pun nenek saya masih sakit, namun sudah membaik. Beliau menetap kembali di Cilegon.
  2. Akhir Maret, saya melaksanakan wisuda di JiExpo Kemayoran. Berbagai drama telah dilewati dan akhirnya saya mendapatkannya. Suatu kebanggaan bagi saya karena mampu mengalahkan semua sifat buruk yang tertanam pada diri saya. Saya berkompetisi dg diri saya sendiri. Meski hasil akhirnya saya mendapat predikat skripsi (hampir terbaik), atau IPK (harusnya) cum laude, semua hanya bonus. Tujuan utama saya hanya untuk melunasi hutang dg Ayah dan Mama sehingga mereka bisa tersenyum lebar di hari wisuda. Senyum yang datang bukan karena anaknya sudah memenangkan kompetisi dg orang lain, melainkan karena anaknya sudah dewasa, sudah bisa menepati janjinya, sudah mampu berpikir ilmiah dan objektif, sesuai prinsip SKRIPSI. YAELAH NAY.
  3. Akhir April, saya menari saman bersama 6600 orang di TMII dalam rangka Ulang Tahun Taman Mini Indonesia Indah. Entah apa yang kalian bayangkan, bagi saya itu adalah pencapaian kecil yang membesarkan kepercayaan saya. Hari itu seperti ajang kelulusan dari dunia pertari-tradisionalan. Asik. Lulus kuliah, lulus saman juga.
  4. Awal Mei, saya memulai hari di Ruangguru.com sebagai karyawan magang. Orang tua saya meragu, banyak teman juga yang meragu. Namun saya selalu meyakini bahwa rezeki bukan hanya uang dan kemewahan. Bekerja sesuai passion dan sehat saat di kantor merupakan rezeki. Saya memang dikenal idealis, lebih idealis dari Ryanda yang katanya anak band indie.
  5. Akhir Juni, saya ditawarkan sebagai karyawan tetap. Kembali lagi, orang tua saya meragu. Dan saya ikut bimbang karena saya sudah mengenal baik buruknya kantor ini. Namun kembali lagi, bukankah lebih baik belajar memperbaiki daripada menggerutu? Bukankah lebih baik menciptakan tangga-tangga keberhasilan daripada sekedar memetik uang instan?
  6. Akhir Juli, saya bersama Chewing Sparkle, melihat tatap mata penuh keikhlasan dan kebahagiaan saat kami tampil di sebuah acara bertajuk Sofar Sounds. Saya merasa sangat tersentuh, meski kenyataannya saya memang mudah baper. Sejak saat itu saya semangat lagi untuk mengurus band ini.
  7. Pertengahan Agustus, saya mau foto dg Bammastro namun gagal. Padahal sudah berjuang melawan mencret dg dopping tolak angin dan obat receh lainnya. Namun hujan membuyarkan harapan saya untuk memegang kumisnya. Siapalah saya di mata beliau, hiks.

Nay wisudah!

Wednesday, March 16, 2016

Memulai Kembali



Setelah bertahun-tahun hanya ngeblog kalo ada momen ulang tahun, sebab fungsi blog terganti oleh media sosial. Akhirnya gue menyadari, tiada yang lebih indah dari tulisan yang sedikit komentarnya, yang leluasa bertutur, yang penulisnya tak sadar bahwa ada yang membacanya. Maka dengan ini gue nyatakan bahwa gue akan aktif nge-blog lagi (kalo sempat) (kalo gak kerja). Lagu yang pas ya lagunya Monita ini sih. Kayaknya gue ngefans sama doi dari jaman doi kalah di Indonesian Idol. Kesel rasanya, suara sebagus ini bisa dikalahkan dengan suara yang ~~~ Okedeh, gue nge-blog aja.

Tapi siapa yang mau baca juga?

Sekarang musimnya vlog di youtube. Tapi rasanya gue ga serajin itu, ga punya kamera juga, ga cameraface juga :") Ya memang lebih baik menulis saja. Bye!

Sunday, November 8, 2015

Happy 22, Nay & Yan!

Halo, Bloggers *cieh

Siapa lagi sih yang mau baca blog gue hari begini. Siapa lagi kalo bukan diri sendiri xixixi. Jadi udah lama gak ngeblog dan rasanya hutang budi kalo gak ngeblog annual tentang ultah gue dan yan. First of all, alhamdulillah udah nambah umur. Target ke depan selain skripsi, ya kerja, terus mikirin deh mau S2 atau mau nikah, mikirin juga mau nikah ama siapa. Mikirin juga cita-cita (read; khayalan) yang lain yang belum kesentuh seperti jadi penulis, jadi penyanyi, jadi penari, jadi ya semuanya khayalan aja sih. HE.

Tiada yang spesial dari ulang tahun kami berdua yang terpaut satu minggu dua hari. Intinya ya, gitu deh.

Terima kasih untuk Yan yang selalu hadir dengan perintilan tak terduga dan aneh-aneh. Terima kasih Anggit dkk yang sudah hadir layaknya santri pesantren. Terima kasih mamah yang sudah masak buat teman-teman riwil ini.

Yang penting, skripsi dulu.
Bye!

Saturday, May 16, 2015

May, Nay, and Yan.

Here’s the reality. Bulan Mei telah tiba. Dan saya terlanjur mematahkan harapan mengenai tanggal tengah bulan tersebut. Saya terlalu sering dikecewakan dengan raut wajah menyebalkan. Ditambah kalimat dia dua tahun lalu “Aku udah gamau annive-annive kayak orang,  tiap bulan diitung-itung, norak. Lagian apa yang annive sih kita aja sempet putus” Ini mungkin yang disebut baper oleh segenap orang-orang kekinian.

Ketika saya tidak menyiapkan apa-apa, Yan justru sebaliknya. Rabu lalu, sepulang dari acara makan-makan yang dibayarin Investore ID, Yan memberikan sebuah kotak terbungkus rapih. Isinya jenjeng... Sesuatu yang mayan unyu. Tapi pasti absurd buat orang lain. Jadi gak usah disebut. Namanya juga pasangan absurd.

Dia memberi kado itu 13 Mei, satu hari sebelum tanggal yang katanya anniversary. Dia bilang, tanggal 14 mau pergi sama keluarganya. Ya, saya bahagia sekaligus terharu. Sedih karena saya tak punya apa-apa untuk diberi. Terlanjur mengosongkan pikiran dan berniat tak mengingat apa-apa. Apalagi ketika hari H memang ia benar-benar pergi hingga larut dan tak ada sedikit waktu bertemu. Karma kah ini ? Apa karma masih terus berputar sekalipun kami sudah “kembali”?

But, the good news is… YANDA KEMBALIIII! BENAR-BENAR KEMBALI SETELAH DUA TAHUN LALU RAGANYA YANG KEMBALI.  Hampir dua bulan ini Yan selalu (punya niat) bikin seneng, bahkan seperti pasangan baru gitu. Lagi gemes-gemesnya. #panc

Yan udah gak cuek, seenggaknya sudah ekspresif. Sudah ramah. Sudah nyambung atau berusaha untuk nyambung kalo ngomong. Yan juga selalu berusaha nyari waktu untuk ketemu sekedar makan di kaki lima. Fyi, kami dulu sering banget gak ketemu sampe dua minggu. Sekarang ya minimal seminggu sekali :) 

Sepertinya sih doi sadar setelah berulang kali saya ngeluh bosen sampe pernah nulis disini juga. Hehe. Thank you for growing old along with me. Loving you is a wonderful way to spend a lifetime! Semangat skripsinya, semangat nge-band nya!

Luvluv,
Nay.

Thursday, May 7, 2015

Welcome back, Kings!

Hi guys......... Sudah lama tak menulis disini, pasti yanda nyari-nyari ya :p Lagi sibuk mikirin skripsi (mikir doang) dan juga sibuk project sampingan. Karena sibuk mikirin skripsi, saya membutuhkan asupan-asupan di telinga supaya bisa lebih rilexixixi.

Jadilah saya menambah beberapa playlist di laptop. Kebetulan saya kurang suka mendengarkan lagu di handphone.... takut boros baterai dan nanti nyanyi sendiri di jalanan. Akhirnya masuk kembali Kings of Convenience dari album pertama hingga keempat di laptop ini. Lagu-lagu semasa SMA dulu ketika masih imut-imutnya. Masa-masa  naya masih ngikutin chart lagu luar sebelum dirilis di indo. Masa-masa Taylor Swift masih keriting, gak dandan menor, belum sok seksi seperti sekarang. Masa-masa dimana radio masih jadi favorit di sore hari. It feels like nostalgic... and i wanna dance and dance...  DITENGAH PIKIRAN RUMIT XRIPXI.

Fyi, duo Erlend dan Eirik ini sering dikaitkan dengan kemunculan TTATW aka The Trees and The Wild setelahnya. Buat saya sih iya. Tapi jamannya TTATW muda belia ya, sekitar 2008-2010 lah. Saat Iga masih bergabung. Ingat sekali Remedy manggung di sekolah saya dan matanya memang seperti sedang berkontemplasi ngiung-ngiung ala-ala video clip nya KoC.  Ga masalah sih mirip atau gimana. Toh tangga nada hanya 7. That’s why saya suka keduanya. Tapi karena TTATW sudah berubah (read:total) jadi.. saat ini kurang mengikuti lagi deh.

Yap. Saya akhir-akhir ini menyadari bahwa saya terkesan membenci perubahan. Kalo seorang penyanyi atau band sudah “merubah” sesuatu dalam karyanya, saya akan meninggalkannya. Hehe. Entahlah. Saat masa SMA saya belum terlalu mengikuti paham indie atau apalah. Buat saya, nemu di youtube lalu suka, jadi favorit berbulan-bulan. Terus ikuti perkembangannya. Tapi kalo ga suka ya tinggalin. Semisal Taylor Swift, Neyo, The Script, A Day to Remember, hingga Pure Saturday, Mocca and etc. Tapi ya so far masih hafal lagu-lagu mereka yang lama-lama J

Balik ke KoC, paling favorit itu album ketiga, Riot On An Empty Street. Dan rasanya saat SMA dulu memang lebih suka album ini. Entahlah. Kebetulan naya orangnya pelupa. Ada Love is no big truth. Liriknya menggambarkan sisi lain cinta, cinta itu omong kosong, sob. Cayman Island, Know How, Homesick juga bagus. You shine like Gold in The Air of Summer juga juara. Terutama melodi di akhir-akhir, cocok untuk adegan nangis-nangis ditinggal kekasih.


Sebenarnya, saya ketika SMA bercita-cita jadi entertainer.. Sempat terpikir untuk bisa jadi penyanyi duo atau trio padahal suara saya fals bgt. Bisanya cuma nyanyi-nyanyi puitis gitu ala-ala jaman SMP musikalisasi puisi. Ya sekarang sih kalo lagi jenuh dengan xripxi saya nyanyi depan kaca. Entertain myself.


Ok. Back to reality! Bye!

Sunday, March 1, 2015

Selalu dan Semoga



Mungkin benar katamu, aku manusia yang tak tahu diuntung. Aku tak paham cara bersyukur. Aku banyak meminta, banyak mengeluh. Aku selalu merindukan hal-hal yang telah mati, atau bahkan hal-hal yang dimiliki orang lain. Tapi ya aku tetap aku, gadis berusia dua-puluh satu tahun. Yang juga ingin dibuat berbunga-bunga oleh orang yang katanya mencintainya. Bukan justru dipandang sebagai beban.

Bukan justru aku mencaci diri sendiri dan berkata "gue lagi, dan sampai lima atau sepuluh tahun lagi ya masih gue!"

Ya, cukup. Aku tahu, aku selalu diminta untuk menunggu. Menunggu satu atau dua tahun. Lagi dan lagi. Terus menerus dari seragam abu-abu hingga nanti berdasi pejabat. Ya. Selalu aku yang dipaksa memaklumi. Selalu aku yang menjadi beban. Selalu aku yang harus terkesan disingkirkan. Selalu. Semoga aku masih diberi umur panjang. Semoga.

Saturday, November 8, 2014

Happy 21, Nay!

Halo, tiba lagi di hari ulang tahunku. Scorpio girl in da hauuuuse!

Udah tua ya ternyata, 21 tahun. Ucapan doa-doa terbaik muncul dimana-mana hingga akhirnya siang menjelang sore datang gerombolan yang katanya besok mau presentasi akhir magang. Yakni Anggit, Chandra, Wahab. Mereka bawa pizza dan kado kadoan. Lalu gak lama, Yanda datang....... bersama Windi dan Alit. Yanda bawa pasta-pasta banyak bgt dan kue ulang tahun mungil,Yeay! Mereka pun makan nasi tim bersama buatan mama dan foto-foto. Terus buka kado! Ada dua novel john green asli inggris dan jaket ala ala nak gaul.

Terima kasih teman-temanku. Semoga selalu diberkahi. Dan semoga doa-doa kalian terkabul. Aamin.

Ps. NAYA PENGEN LULUS DOANG YAOLOOOH :(

Monday, October 27, 2014

Happy 21, Yan!

Segala kepasrahan mengenai 24 Oktober 2014 sudah terjadi sejak 4 Agustus 2014. Kaki lelah ngejar transjakarta, kereta commuterline dan metromini. Jadi dengan segala daya dan upaya, taktik cerdik nan menguras keringat terbelilah beberapa kado kecil dan hanya dia seorang yang paham. Karena masih seputar buku dan kerajinan tangan juga custom thing gitulah. Cita-cita gue sih nanti kalo kita tua kita bisa bikin perpustakaan mini di rumah. Atau kalaupun nanti putus, gak akan ada cewe lain yang bisa ngalahin HAHA. Atau minimal yanda ga bisa lelang kado gue seperti trend para artis :)

Kemudian rencana dari ibunda pacar membuat otak berputar lagi, ditambah teman-teman yang mau join serta kenyataan bahwa gue ada konsultasi dosen. Plan a-b-c sudah lewat. Di hari-H jam 10 pagi sudah plab D. Siang jam 12 jadilah plan E. Sore jam 5 jadilah plan F. Rasa serba salah menyelimuti, cieh.


Jam setengah 5 sore gue datang ke rumahnya dan memberi kado, lalu foto-foto sebentar dan dengan susah payah minta ijin pulang. Sampe rumah ganti baju solat cau ke TKP. Ada alit dari jerman dan personil chewing sparkle, serta beberapa teman kampusnya. Semua orang sudah hadir tinggal nunggu ibunda dan anaknya. Tapi anak itu malah makan lele. HNGGG. Surprise molor setengah jam. Jam 7 lewat mereka datang. Tiup lilin. Ga sempet berdoa, lupa. Maapin naya ya allah........ Gak tau kenapa udah pusing. Terus makan-makan ngobrol foto cerita-cerita foto lagi. Terus pulang. Gue pun mampir sejenak di rumah pria ini, mereka mau ngeband tapi hamba sudah mual lelah tepar mules. Sampailah di rumah dan tidur. Besoknya... masih mual-mual tapi tugas numpuk. Satu minggu lagi magangnya kelar! Sekian. Semoga bahagia!


Selamat menambah usia, selamat lebih tua sembilan hari! Sampai jumpa di ulang tahun berikutnya.